Blog

PRIA INI TUNTUT PASANGAN KENCAN LANTARAN DIAJAK NONTON MALAH MAIN PONSEL

Seperti yang di alami pria bernama Brandon Vezmar, 35 tahun asal Austin, Negara Bagian texas, Amerika Serikat. Kisah cinta zaman kini memang terkadang dibumbui hal unik dan aneh.

Menurut harian America Statesman, Vezman mengajukan tuntutan terhadap wanita itu ke pengadilan di Travis Country sebesar USD 17,31 atau sekitar Rp 231 ribu sebagai ganti harga tiket nonton film 3D Guardian of Galaxy.

Vezmar baru saja mengajukan tuntutan kepada seorang perempuan 35 tahun lantaran wanita itu selalu sibuk bermain ponsel ketika kencan pertama mereka menonton film di bioskop.

Prinsip ini penting karena perbuatan terdakwa mengancam masyarakat. Dalam tuntutannya Vezmar mengatakan mengetik di ponsel saat kencan di bioskop merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan menonton dan akal sehat berlandaskan moral.

Vezmar menuturkan wanita pasangan kencannya mulai sibuk mengetik di ponselnya 15 menit sebelum film di mulai dan selama film di putar. dia setidaknya ada 10 – 20 kali sibuk mengetik di ponsel dan hal itu sangat mengganggu pengalamannya dalam menonton.

Vezmar bahkan mengatakan seharusnya perempuan itu bisa keluar untuk mengetik di ponsel dan tidak perlu kembali lagi. waktu itu vezmar akhirnya tidak mendapat tumpangan pulang karena mereka sebelumnya pergi dengan mobil si wanita itu.

“waktu itu semacam kencan di neraka. jadi pengalaman paling tidak enak yang pernah saya alami,” kata dia.

perempuan itu mengaku tidak tahu dia sedang di tuntut hukum, Ketika koran statesman mencoba menanyakan tanggapan si wanita.

“Saya cuma pergi kencan. Astaga, ini gila. saya bukan wanita jahat,” kata dia.

wanita itu mengaku Vezmar sudah menghubunginya untuk memintanya membayar ongkos tiket, tapi dia menolak karena waktu itu dia yang mengajak kencan.

WANITA INI BUNUH DIRI SETELAH DI PERKOSA KELUARGANYA

Pada jaman sekarang ini sudah banyak sekali korban pemerkosaan baik itu wanita maupun pri yang tidak dapat melihat pelaku pemerkosaannya di adili sesuai dengan hukumnya.

Seperti kisah Pitchie yang bikin heboh khususnya sebuah video yang telah diunggah oleh pengguna Facebook yang bernama Jayson D delos Reyesi yang menggungah video Pitchie yang bunuh diri dengan meminum ratusan pil sekaligus menjadi viral.

Pitchie merupakan seorang tenaga kerja asal Filipina yang bekerja di Jepang. Sebelum bunuh diri, Pitchie merekam pengakuan bahwa dia telah diperkosa oleh keluarganya yaitu ayahnya, abangnya pamannya dan juga kerabat keluarganya.

Sedihnya dia bukan diperkosa sekali atau dua kali melainkan setiap saat mereka punya kesemptan dan hal ini diketahui oleh ibunya Pitchie sendiri dan ibunya memilih bungkam karena tidak bisa berbuat apa- apa

Keluarga Pitchie juga mengatakan padanya apabila dia ingin bunuh diri maka ia harus melakukannya di luar Filipina.

Pitchie pun akhirnya merantau ke Jepang dan bekerja disana. meskipun sudah lama bekerja di Jepang namun Pitchie tidak bisa menghilangkan trauma yang terjadi padanya meskipun dia sudah menikah disana. Pitchie pun akhirnya terpikirkan apa yang diinginkan keluarganya yaitu menyuruhnya bunuh diri.

Pitchie pun merekam perbuatan bunuh dirinya dan mengungkapkan kejadian yang selama ini menimpanya  dalam keluarganya sehingga ia melakukan perbuatan ini dan memberikan selamat kepada anggota keluarganya yang telah melakuakan ini semua kepadanya.

Pengunggah video ini menuliskan bahwa ia berharap agar Pitchie diberikan keadilan oleh pemerintah Filipina ats kejadian yang telah menimpanya dan pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya agar tidak ada orang lain ataupun kejadian seperti ini lagi.

 

 

KORBAN BEGAL DI MEDAN MALAH DITANGKAP POLISI

Medan kembali di gemparkan dengan berita pembegalan yang menimpa pria asal kota binjai. Namun pada kasus ini berbeda karena pria yang melapor ini malah ditangkap pihak kepolisian nyatanya.

Pria yang melaporkan dirinya sebagai korban begal bernama Putra Karo-Karo(33), warga dari jalan percukaian, keluarahan kebun lada kota Binjai.

Saat ini Pria tersebut mendekam di sel Polsek Medan Sunggal. Putra karo-Karo melaporkan dirinya menjadi korban begal hanya sebagai modus, karena Putra ingin menggelapkan uang sebesar 12 juta milik perusahaan tempatnya Bekerja.

Kompol Daniel Murunduri mengatakan awalnya putra mendatangan Polsek sunggal untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Dalam laporan tersebut pelaku mengaku telah menjadi korban begal tiga orang laki-laki di jalan Medan Binjai Km16.

Dengan Cepat petugas pun melakukan pengecekan ke tempat lokasi tersebut, namun polisi menemukan keganjilan dari cerita pelaku dan pengakuan para warga sekitar lokasi kejadian

Petugas kembali menginterogasi pelaku, ia pun mengakui telah membuat Laporan palsu dan mengaku menggelapkamn uang tersebut guna membayarkan hutangnya

Pelaku mengakui bahwa bekerja sama dengan 3 orang rekannya yang berinisial S,O dan EG. Pelaku yang membawa uang perusahaan akan pura2 di pepet  oleh O dan EG

Pelaku juga seolah- olah dipukul dengan kayu uang yang digelapkan kemudian diserahkan kepada S yang nantinya akan dibagi emapt setelahnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita 2 potong kayu broti dan 1 unit sepeda motor Honda beat warna Hitam BK 3959XR. Saat ini pihak kepolisian sedang mengejar 1 orang pelaku yang belum tertangkap lagi.

 

3 TERORIS TERTANGKAP OLEH TIM DENSUS88 DI MEDAN

Medan jalan jermal baru baru ini di gemparkan dengan berita tertangkapnya 3 orang yang diduga merupakan teroris.

Tiga orang yang terduga teroris tersebut berada di markas Brimob Polda Sumut jalan Wahid Hasyim dan masihh di periksa di Aula Markas Brimob Polda Sumut.

Belum ada keterengan jelas dari Markas Brimob Polda Sumut namun dari parkiran markas brimob polisi yang berpakaian Preman mengatakan bahwa memang masih ada 3 orang yang sedang di periksa.

Berdasarkan kabr yang tersiar bahwa teroris ini memiliki banyak senjata api yang berhasil mereka peroleh dari daerah Aceh.

Untuk memastikan hal ini, Densus 88 pun baru saja melakukan penggeledahan di jalan Jermal XII untuk di geledah tempat tinggal mereka.

Belum ada pemberitahuan lebih lanjut juga  barang – barang apa saja yang di temukan di tempat tinggal mereka. Penangkapan 3 orang ini tentunya menjadi gempar di medan karena beberapa waktu lalu sudah ada kejadian bom bunuh diri di daerah lainnya

Mungkinkah Medan juga akan mengalami hal yang sama seperti daerah sebelumnya ataukah memang sudah banyak teroris yang menghinggapi tanah air kita Indonesia.

Kesigapan tim Brimob Polda Sumut pun pantas mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena mampu menangkap jaringan ini dan mampu membongkar sindikat ini.